Connect with us

Banjarmasin

Sentuh Al Quran Harus dalam Keadaan Suci

Published

on

BANJARMASIN, suluhbanua.news, – Ustadz Haji Muhammad Ghazali Mukeri mengingatkan kaum Muslim agar tidak menyentuh Al Quran kecuali dalam keadaan suci dari hadas, baik kecil maupun besar. (7/2/2026).

Hal tersebut disampaikan dalam tausyiah yang berlangsung di salah satu masjid di Banjarmasin.

Dalam penyampaiannya, ia menegaskan bahwa ketentuan tersebut merupakan bagian dari adab dalam berinteraksi dengan kitab suci dalam ajaran Islam.

Ia mencontohkan kondisi seperti perempuan yang sedang haid atau nifas termasuk dalam keadaan yang tidak diperbolehkan untuk menyentuh Al Quran.

Namun demikian, ia juga menjelaskan bahwa terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama terkait beberapa kondisi tertentu, terutama dalam situasi pembelajaran atau kebutuhan khusus.

Menurutnya, dalam kondisi tertentu seperti proses pengajaran, terdapat kelonggaran dengan tetap memperhatikan adab dan kehormatan terhadap Al Quran.

Selain itu, ia juga mengingatkan agar umat Muslim menjaga adab terhadap Al Quran, termasuk tidak membawanya ke tempat yang tidak layak serta menjaga kesuciannya setiap saat.

Melalui tausyiah tersebut, umat Muslim diharapkan semakin memahami aturan dan adab dalam berinteraksi dengan Al Quran sehingga ibadah yang dilakukan menjadi lebih sempurna dan bernilai. (adv/sbn).