Connect with us

Banjarmasin

Adaro Diminta Perkuat Hilirisasi dan CSR untuk Kalsel

Published

on

JAKARTA, suluhbanua.news – Komisi III bidang pembangunan dan infrastruktur DPRD Kalimantan Selatan yang juga membidangi energi dan sumberdaya mineral (ESDM) menginginkan PT Adaro Indonesia memaksimalkan program hilirisasi batu bara di provinsinya.

“Keinginan itu kami sampaikan saat kunjungan ke Kantor PT Adaro Indonesia di Jakarta,” ujar Ketua Komisi III DPRD Kalsel Mustaqimah ketika dikonfirmasi, Selasa (12/5/2026).

Komisi III DPRD Kalsel sengaja mendatangi kantor perusahaan pertambangan batu bara generasi pertama di provinsinya itu ke Jakarta untuk memastikan program hilirisasi berjalan sesuai harapan.

Selain itu, bagian dari tugas utama dewan dalam melakukan pengawasan terkait pengelolaan kegiatan pertambangan yang berkelanjutan serta proses hilirisasi batu bara di perusahaan pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B) tersebut.

“Ya kita ke PT Adaro yang ada di Jakarta untuk melihat bagaimana proses hilirisasi yang dilakukan oleh perusahaan tersebut. Karena bagaimanapun juga PT Adaro kan merupakan salah satu perusahaan tambang terbesar di Kalsel,” ujarnya.

Begitu juga agar masyarakat memang betul betul merasakan manfaatnya. Tidak hanya pengambilan bahan tambangnya saja, tetapi manfaat ke depan untuk masyarakat Kalsel, lanjut “Srikandi” Partai NasDem tersebut.

Selain itu, mengingat dampak lingkungan yang timbul dari aktivitas pertambangan batu bara cukup besar dan luas, Komisi III DPRD Kalsel yang juga membidangi lingkungan hidup, sedikit menyinggung tentang pemerataan program “Corporate Social Responsibility” (CSR) PT. Adaro Indonesia yang telah lama beroperasi di Kalsel.

Komisi III DPRD Kalsel berharap, CSR tersebut tidak hanya kepada masyarakat yang berada di area ring satu dan dua, namun hendaknya dapat pula merata sehingga seluruh masyarakat di provinsi yang kini berpenduduk lebih empat juta jiwa tersebar pada 13 kabupaten/kota dapat pula merasakan manfaatnya.

“Iya harapannya CSR tentu saja sampai kepada seluruh masyarakat Kalsel, karena dampak lingkungan yang akan dihadapi oleh masyarakat tidak saja di ring satu, dua, dan tiga, tetapi seluruh provinsi akan merasakan dampaknya,” tutur Mustaqimah.

Head Eksternal Relations PT Adaro Indonesia Muhammad Antonio Kurniawan menyampaikan terima kasih dan apresiasinya atas kunjungan Komisi III dan rombongan, serta berharap pertemuan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan komunikasi dan sinergi antara kedua belah pihak.

Terkait harapan dan keinginan anggota dewan yang berkaitan reklamasi, pengelolaan pasca tambang dan hilirisasi serta pemerataan dalam pelaksanaan program CSR, Antonio menyatakan, PT Adaro Indonesia berkomitmennya untuk memberikan yang terbaik untuk Provinsi Kalsel.

“Tadi secara garis besar sudah kami sampaikan di pertemuan hari ini, Senin (11/5/2026). Komitmen kita kehadiran Adaro tentunya akan memberikan kontribusi yang terbaik untuk daerah sekitar, tidak hanya di ring satu, di ring dua, tapi secara global ya secara keseluruhan, baik itu pemerintah daerah provinsi, ” pungkasnya.

Menyertai kunjungan Komisi III ke PT. Adaro Indonesi di Jakarta tersebut Dinas Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Kalsel (adv/sbn).