Banjarmasin
Guru Saiful Ingatkan Puasa Harus Ikhlas Agar Diterima Allah
BANJARMASIN, suluhbanua.news – Guru Haji Saiful Anshari mengungkapkan rahasia makna ibadah puasa Ramadhan dalam tausyiah yang disampaikan kepada jamaah di Masjid Assa’adah, Komplek Beruntung Jaya, Banjarmasin, usai Shalat Subuh, Selasa. Selasa (3/3/2025).
Dalam tausyiahnya, Guru Saiful menjelaskan bahwa puasa memiliki keistimewaan dibandingkan ibadah lainnya. Jika ibadah seperti shalat, zakat, dan haji dijanjikan balasan berupa surga, maka puasa memiliki keutamaan lebih karena orang yang puasanya diterima dapat memperoleh kedekatan dengan Allah SWT.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa keutamaan tersebut hanya dapat diraih apabila puasa dijalankan dengan benar dan memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan dalam syariat Islam. Puasa tidak sekadar menggugurkan kewajiban, tetapi harus dilaksanakan dengan penuh keikhlasan dan kesungguhan agar diterima oleh Allah.
Guru Saiful juga mengutip pandangan ulama tasawuf yang menyatakan bahwa orang yang puasanya diterima oleh Allah akan memperoleh kemuliaan dengan masuk surga melalui pintu Ar-Rayyan.
Menurutnya, salah satu keistimewaan puasa adalah sifatnya yang tersembunyi sehingga lebih terhindar dari sikap ria atau pamer ibadah. Berbeda dengan ibadah lain yang dapat terlihat oleh orang lain, puasa merupakan ibadah yang hanya diketahui oleh diri sendiri dan Allah SWT.
Karena itu, Guru Saiful mengajak kaum Muslim untuk menjadikan bulan Ramadhan sebagai momentum introspeksi diri sekaligus memperbaiki kualitas ibadah puasa agar bernilai di sisi Allah SWT.
Ia menambahkan bahwa Allah sendiri yang menjanjikan balasan bagi orang yang berpuasa. Hal ini menunjukkan bahwa pahala puasa memiliki nilai istimewa yang tidak ditentukan secara pasti sebagaimana ibadah lainnya.
Selain itu, Guru Saiful juga mengutip kandungan Surah Muhammad ayat 38 yang mengingatkan manusia untuk berinfak di jalan Allah dan tidak bersikap kikir. Dalam ayat tersebut ditegaskan bahwa Allah Maha Kaya, sedangkan manusia membutuhkan karunia-Nya.
Melalui tausyiah tersebut, Guru Saiful berharap umat Islam dapat meningkatkan kualitas ibadah selama bulan Ramadhan dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperbaiki diri serta memperbanyak amal kebaikan. (adv/sbn).
