Kalteng
Diduga Lalai Ganti Gas, Rumah Makan Terbakar
TAMIANG LAYANG, suluhbanua.news – Kesibukan makan siang di kawasan Jalan A. Yani, Kelurahan Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, mendadak berubah menjadi kepanikan. Kobaran api yang muncul dari Rumah Makan Bakul Daun dengan cepat membesar, menghanguskan bangunan berbahan bambu dan merembet ke sebuah toko kue di sampingnya, Selasa (30/6/2026).
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.50 WIB itu membuat warga sekitar berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri, sementara sejumlah relawan dan petugas pemadam segera berdatangan ke lokasi guna menjinakkan api yang terus berkobar.
Berdasarkan penyelidikan awal, bangunan rumah makan berukuran sekitar 20 x 4 meter tersebut merupakan milik Ajat Sudrajat (45), warga Tamiang Layang. Kebakaran diduga bermula saat seorang karyawan, Ilyas Muhammad Ramdani (27), mengganti tabung gas elpiji 3 kilogram ketika kompor masih dalam keadaan menyala.
Regulator gas diduga terlepas sehingga gas menyembur keluar dan langsung tersambar api dari kompor. Dalam kepanikan, tabung gas sempat diangkat untuk menyelamatkannya.
Namun api justru dengan cepat membesar karena sebagian besar bangunan menggunakan material bambu dan beratapkan daun rumbia yang mudah terbakar.
Kobaran api kemudian merembet ke sebuah toko kue berukuran sekitar 10 x 4 meter yang berada hanya sekitar satu meter dari dinding Rumah Makan Bakul Daun.
Upaya pemadaman melibatkan gabungan Relawan Sulung Rescue, Remuk, Matabu Jaya, BPBD, serta dua unit mobil pemadam dari Yon-TP. Setelah berjibaku selama lebih dari satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.20 WIB dan dilanjutkan dengan proses pendinginan.
Insiden tersebut juga mengakibatkan dua orang mengalami luka bakar dan harus mendapatkan perawatan di IGD RSUD Tamiang Layang. Ajat Sudrajat mengalami luka bakar pada kedua kaki serta siku kanan, sedangkan Ilyas Muhammad Ramdani mengalami luka bakar di tangan kanan serta tangan dan kaki kiri.
Kapolres Barito Timur AKBP Eddy Santoso, S.I.K., M.H., melalui Kasihumas Polres Bartim AKP Eko Sutrisno, S.H., M.M., menyampaikan keprihatinan atas musibah tersebut. Kapolres juga memerintahkan personel untuk melakukan pendataan, mengamankan lokasi kejadian, membantu para korban, serta melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu kelalaian saat penggantian tabung gas dalam kondisi kompor masih menyala. Meski demikian, penyebab pasti maupun besaran kerugian material masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara dan penyelidikan kepolisian.
Saat ini Sat Intelkam Polres Barito Timur masih melakukan pengumpulan bahan keterangan terhadap saksi-saksi dan pihak terkait. Polisi juga memantau situasi keamanan serta aktivitas di media sosial guna mengantisipasi penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Setelah proses pemadaman dan pendinginan selesai, situasi di lokasi dinyatakan aman dan kondusif. Polres Barito Timur turut mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan maupun mengganti tabung gas elpiji, serta mengingatkan pemilik bangunan untuk segera berkoordinasi dengan pihak-pihak yang terdampak dalam penanganan pascakebakaran. (eka/kb).
