Kalteng
Kejar Swasembada Kapuas Ajukan Dukungan Strategis
Kapuas Genjot Pertanian Usulkan Bantuan ke Pusat
KUALA KAPUAS, suluhbanua.news – Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, mengambil langkah serius untuk memperkuat sektor pertanian dengan mengajukan berbagai program dukungan kepada Kementerian Pertanian RI. Rabu (21/01/2026).
Upaya tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Kapuas, Wiyatno, saat melakukan pertemuan dengan jajaran Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian di Jakarta.
Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya kerja sama yang solid antara pemerintah pusat dan daerah guna memastikan program pertanian berjalan efektif dan berkelanjutan.
Menurut Wiyatno, sejumlah kebutuhan prioritas yang diajukan mencakup pengembangan varietas padi unggul berdaya hasil tinggi serta pelestarian varietas lokal.
Selain itu, pihaknya juga mendorong percepatan pembangunan dan perbaikan jaringan irigasi, peningkatan bantuan alat dan mesin pertanian, optimalisasi lahan cetak sawah rakyat, hingga pembenahan balai benih tanaman pangan.
Ia menjelaskan, Kabupaten Kapuas selama ini dikenal sebagai salah satu penopang utama produksi padi di Kalimantan Tengah dengan kontribusi sekitar 40 persen terhadap total produksi provinsi dalam beberapa tahun terakhir. Namun, tren penurunan produksi sekitar 12 persen sejak 2019 hingga 2024 menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
“Potensi kita besar, terutama di kawasan sentra padi. Tapi tanpa dukungan infrastruktur lahan, irigasi, dan mekanisasi yang memadai, sulit untuk memaksimalkan hasil,” ujarnya.
Wiyatno juga memaparkan bahwa wilayah sentra produksi padi tersebar di Kecamatan Bataguh, Kapuas Kuala, Tamban Catur, dan Kapuas Timur. Kawasan ini mencakup lebih dari separuh luas sawah di Kapuas dan menjadi penyumbang terbesar produksi padi daerah.
Meski demikian, berbagai kendala masih dihadapi, seperti kondisi jaringan irigasi yang belum optimal, akses jalan usaha tani yang terbatas, serta minimnya ketersediaan alat dan mesin pertanian.
Sementara itu, Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian RI, Hermanto, menyambut baik usulan yang disampaikan. Ia menilai rencana tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dalam meningkatkan produksi pangan nasional.
Hermanto menegaskan bahwa kolaborasi antara pusat dan daerah menjadi faktor kunci dalam mewujudkan keberhasilan pembangunan sektor pertanian. Dengan perencanaan yang matang dan dukungan berkelanjutan, ia optimistis Kapuas dapat terus memainkan peran penting sebagai salah satu lumbung pangan nasional.
Langkah ini diharapkan menjadi titik awal penguatan sektor pertanian di Kapuas, sejalan dengan visi pembangunan daerah untuk mewujudkan pertanian maju dan berdaya saing. (adv/sbn).
