Connect with us

Kalteng

Ketahanan Pangan Bergantung pada Kelancaran Mobilitas Petani

Published

on

PULANG PISAU, suluhbanua.news – Kelancaran mobilitas petani dinilai menjadi salah satu faktor paling vital dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Persoalan ini mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Kabupaten Pulang Pisau, Ahmad Fadli Rahman, yang menegaskan bahwa akses pertanian tidak boleh lagi dipandang sebagai kebutuhan pelengkap, melainkan sebagai prioritas pembangunan daerah.

Menurut Fadli, keberhasilan sektor pertanian tidak hanya ditentukan oleh luas lahan dan hasil produksi, tetapi juga oleh kemudahan petani dalam menjalankan aktivitasnya. Mulai dari proses pengolahan lahan, distribusi sarana produksi, pengangkutan hasil panen hingga pemasaran komoditas, semuanya sangat bergantung pada tersedianya akses yang memadai.

“Ketika mobilitas petani lancar, seluruh rantai produksi pertanian akan bergerak lebih cepat dan efisien. Dampaknya bukan hanya pada stabilitas pangan daerah, tetapi juga terhadap peningkatan pendapatan masyarakat,” ujarnya. Senin (9/2/2026).

Ia menilai masih terdapat sejumlah tantangan di lapangan yang memerlukan perhatian pemerintah, khususnya terkait infrastruktur penunjang pertanian. Jalan usaha tani yang memadai, jaringan irigasi yang berfungsi optimal, hingga sarana transportasi yang layak menjadi kebutuhan mendasar yang harus terus diperkuat.

Menurutnya, infrastruktur yang baik akan memangkas biaya produksi dan distribusi yang selama ini kerap menjadi beban petani. Dengan akses yang lebih mudah, hasil panen dapat lebih cepat sampai ke pasar sehingga nilai jual komoditas pertanian dapat meningkat.

Fadli juga menekankan bahwa pembangunan sektor pertanian tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah semata.

Dibutuhkan sinergi kuat antara pemerintah daerah, kelompok tani, pelaku usaha, hingga berbagai pemangku kepentingan agar sektor ini mampu berkembang secara berkelanjutan.

“Kolaborasi menjadi kunci. Ketika semua pihak bergerak bersama, maka produktivitas pertanian akan meningkat dan kesejahteraan petani bisa lebih cepat terwujud,” katanya.

Ia optimistis, apabila dukungan terhadap mobilitas petani terus diperkuat melalui pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran, Kabupaten Pulang Pisau tidak hanya mampu menjaga ketahanan pangan daerah, tetapi juga menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata hingga ke wilayah pedesaan.

Bagi Fadli, keberpihakan terhadap petani bukan sekadar menjaga ketersediaan pangan, melainkan investasi jangka panjang untuk memperkuat fondasi ekonomi daerah yang bertumpu pada sektor pertanian. Dengan akses yang semakin baik, petani akan lebih produktif, hasil panen meningkat, dan kesejahteraan masyarakat pun ikut terdongkrak. (adv/sbn).