Kalteng
Nenek 67 Tahun Jadi Korban Penganiayaan
TAMIANG LAYANG, suluhbanua.news — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Barito Timur bersama Polsek Dusun Tengah tengah memburu pelaku penganiayaan berat terhadap seorang lansia di wilayah Kelurahan Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu malam (29 Oktober 2025) sekitar pukul 19.00 WIB di rumah korban, tepatnya di Jalan Ampah–Buntok, Urup RT 018. Korban diketahui bernama Yuni (67), seorang petani yang tinggal seorang diri di rumah tersebut.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa bermula ketika korban baru saja pulang dari tempat WiFi milik warga bernama Inur di Gang Makmur. Saat tiba di depan rumah, Yuni mendengar suara mencurigakan dari dalam rumahnya.
Belum sempat masuk, seorang pria tiba-tiba keluar melalui jendela rumah dan langsung menyerangnya menggunakan benda tumpul berupa tongkat kayu dan papan. Korban pun mengalami luka serius di bagian kepala, lengan kiri, dan telinga kiri.
Usai melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri meninggalkan lokasi. Dalam kondisi terluka, korban meminta pertolongan warga sekitar sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Unit Reskrim Polsek Dusun Tengah.
Pelaku diketahui berinisial S.A bin A (31), warga Murung Baki RT 26/9, Kelurahan Ampah Kota, yang sehari-hari berprofesi sebagai wiraswasta. Polisi juga telah memeriksa dua orang saksi, yaitu Misrat (40) dan Misda (36), warga sekitar yang mengetahui langsung situasi di lokasi kejadian.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), tim Reskrim berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan pelaku, di antaranya:
Sepasang sandal karet warna hitam,
Sebuah topi bertuliskan “#Es Teh Adalah Kita”,
Satu batang kayu tongkat sepanjang satu meter,
Dan sepotong papan kayu sepanjang 30 sentimeter.
Seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolsek Dusun Tengah guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.
Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, S.IK.,M.H melalui Kapolsek Dusun Tengah Kasat Reskrim Polres Barito Timur, AKP Adhy Heruanto, S.H., M.M., membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan berat tersebut. Ia menegaskan, pihaknya kini tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku yang telah diketahui identitasnya.
“Kami sudah menerima laporan korban dan menurunkan tim ke lokasi untuk melakukan olah TKP serta pemeriksaan saksi-saksi. Identitas pelaku sudah diketahui dan saat ini dalam proses pengejaran,” ujar AKP Adhy, Kamis (30/10/2025).
Ia menambahkan, korban telah mendapat perawatan medis dan kini dalam kondisi stabil. Polisi memastikan proses penyelidikan akan dilakukan secara cepat dan transparan sesuai prosedur hukum.
Situasi Kondusif dan Komitmen Polri
Sementara itu, situasi di wilayah Ampah Kota dan sekitarnya dilaporkan tetap aman dan kondusif. Aparat kepolisian terus melakukan patroli dan pemantauan guna mencegah potensi gangguan keamanan.
Kasus ini menjadi perhatian serius jajaran Polres Barito Timur sebagai wujud komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan menegakkan keadilan bagi masyarakat.
“Kami pastikan kasus ini ditangani secara profesional dan tuntas. Polri hadir untuk melindungi masyarakat serta memastikan keadilan bagi korban,” tegas AKP Adhy Heruanto menutup pernyataannya. (eka/sbn).
